Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Patrialis Akbar. TEMPO/ Yosep Arkian
Topik
Infografis
Patrialis Klaim Kementeriannya Berhasil Selama 2010
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengklaim kementeriannya sukses melewati tahun 2010. Keberhasilan tersebut, kata Patrialis, merata di setiap direktorat jenderal kementerian.
"Semua rencana kerja, insya Allah dapat dilaksanakan sebaik-baiknya," kata Patrialis saat membacakan capaian kementeriannya 2010 di kantornya, Selasa (28/12).
Dalam penggunaan anggaran, kata dia, kementerian berhasil menghemat anggaran pengembangan sumber daya manusia hampir tujuh persen anggaran. Dari Rp 73,9 miliar rencana anggaran, realisasinya mencapai Rp 69,16 miliar. "Konsekuensinya, banyak pejabat yang tak dapat surat perjalanan dinas," katanya.
Menurut Patrialis, penghematan terjadi lantaran Kementerian tak membelanjakan seluruh anggaran perjalanan dinas. "Banyak perjalanan dinas yang tak berkaitan dengan kementerian," ujarnya.
Penghematan juga lantaran Kementerian tak banyak membuat acara di luar kantor. "Daripada acaranya di hotel atau di mana, mending di kantor kami saja," katanya. "Banyak gedung di kementerian yang bisa dipakai."
Sepanjang tahun ini, dia melanjutkan, kementerian juga berhasil menambah pendapatan negara dari pengesahan akta perusahaan hingga Rp 144 miliar. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum mampu mengelola sendiri Sistem Administrasi Badan Hukum, pengganti Sisminbakum, tanpa bekerja sama dengan swasta.
Sementara Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan, kata Patrialis, berhasil memperkuat pengawasan terhadap narapidana. Demikian pula dalam membina narapidana sebelum mereka menghirup udara bebas. Misalnya, dengan memberi pelatihan kerja.
Selain itu, kata dia, untuk mengurangi kelebihan kapasitas penjara, Kementerian tahun ini mulai membangun lembaga pemasyarakatan tambahan. Targetnya selesai pada 2011.
Adapun Direktorat Imigrasi, lanjut Patrialis, bahkan turut memberantas terorisme. "Bareskrim banyak mendapat informasi dari kami soal siapa-siapa yang keluar-masuk Indonesia," katanya.
Demikian pula soal legislasi. Kementerian telah merancang dan ikut membahas sejumlah perundang-undangan yang disahkan di Dewan Perwakilan Rakyat tahun ini.
"Banyak capaian yang tidak kami sebutkan satu demi satu," kata Patrialis.
ANTON SEPTIAN





