Topik
Pemerintah Masih Utang Subsidi Listrik Rp 4,6 Triliun
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero masih menantikan realisasi pembayaran kekurangan subsidi listrik tahun 2009 sebesar Rp 4,6 triliun yang rencananya akan dikucurkan oleh pemerintah tahun depan.
"Sesuai APBN 2011, utang subsidi listrik 2009 dibayarkan pada 2011," ujar Direktur Keuangan PLN Setio Anggoro Dewo kepada Tempo, Kamis (30/12).
Dewo memaparkan, utang subsidi listrik pemerintah kepada PLN tahun 2010 semestinya juga dibayarkan tahun 2011, namun besaran kekurangan subsidi untuk tahun 2010 ini belum diketahui secara pasti karena masih menunggu perhitungan akhir tahun buku.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menyatakan dengan melesetnya angka defisit, pemerintah diproyeksi mengalami kelebihan pembiayaan sebesar Rp 23,2 triliun. Dana ini akan digunakan untuk membayar kekurangan subsidi listrik 2009 yang dilimpahkan ke 2011 sebesar Rp 4,6 triliun.
Sisanya, kata Anny, dimanfaatkan untuk menutup kekurangan pembiayaan subsidi listrik sepanjang tahun 2010 serta untuk antisipasi kekurangan subsidi sepanjang tahun depan.
GUSTIDHA BUDIARTIE





