indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Di Indramayu, Daftar Haji Sekarang Berangkat Lima Tahun Lagi


TEMPO Interaktif, Indramayu - Untuk berangkat haji dibutuhkan selain kelapangan rezeki juga kesabaran yang tinggi. Kesabaran ini dituntut karena untuk warga yang ingin berhaji harus menunggu hingga lima tahun ke depan baru bisa berangkat.

"Daftar tunggu calon jamaah haji asal Kabupaten Indramayu sudah mencapai 5 tahun ke depan," kata Sarwono, seorang staf haji dan umrah di kantor Kementrian Agama Kabupaten Indramayu Kamis (30/12).

Ini berarti calon jemaah haji yang mendaftar tahun ini baru bisa berangkat pada 2015 mendatang. Panjangnya daftar tunggu ini menurut Sarwono dikarenakan keterbatasan kuota jamaah haji yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Bahkan dalam dua tahun berakhir, kuota jamaah haji asal Kabupaten Indramayu hanya 1.642 orang.

Padahal hingga 2014, jumlah calon jamaah haji sudah mencapai 6.568 orang. "Ini berarti tidak ada peluang bagi calon jamaah haji yang baru mendaftar sekarang untuk bisa berangkat sebelum 2015," katanya.

Bahkan karena minat menunaikan ibadah haji yang sangat tinggi dari warga di Kabupaten Indramayu, saat ini rata-rata pendaftaran calon jamaah haji untuk keberangkatan 2015 mencapai 30 orang setiap harinya. Kini total pendaftar untuk 2015 sudah mencapai 250 orang.

"Diprediksi pendaftaran untuk keberangaktan haji 2015 sudah akan penuh pada Mei 2011 mendatang," kata Sarwono. Karenanya Sarwono menghimbau kepada setiap masyarakat yang berniat naik haji untuk sesegera mungkin mendaftar ke kantor Kementrian Agama Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Sarwono pun mengungkapkan pihaknya akan memprioritaskan masyarakat yang belum pernah naik haji sebelumnya. "Jika sudah pernah, maka akan masuk ke daftar tunggu yang lebih lama lagi," katanya. Bukti pernah menunaikan ibadah haji sebenarnya adalah pada keterangan yang tertera di KTP. Namun sayangnya, saat ini banyak masyarakat yang menyembunyikan identitas haji pada KTP masing-masing sehingga masyarakat yang pernah menunaikan ibadah haji pun bisa masuk daftar tunggu lebih awal.

Abdullah, seorang calon jamaah haji asal Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu saat ditemui di Kantor Kementrian Agama, mengaku jika sebenarnya kecewa dengan panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji. "Saya sebenarnya ingin secepatnya pergi menunaikan ibadah haji. Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi 5 tahun ke depan," katanya. Apalagi ia baru mendaftar tahun ini.

Namun Abdullah mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa parah. "Semoga saya diberikan umur panjang dan kesehatan yang baik saat tiba giliran nanti," katanya.

IVANSYAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X