TEMPO/Dimas Aryo
Topik
PDAM Kota, Akan Ambil Alih Pelanggan Kabupaten Tangerang
TEMPO Interaktif, Jakarta - Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang akan melakukan pengambilalihan (take over) 60 ribu pelanggan air atau 300 ribu jiwa yang dilayani PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR), Kabupaten Tangerang. Opsi terakhir itu ditempuh PDAM TB setelah empat opsi yang ditawarkan ke PDAM TKR tidak mendapat respon positif.
Empat penawaran yang sudah disampaikan adalah melakukan merger antara kedua PDAM itu dengan menghitung dasar investasi dari aset yang ada, sehingga pelayanan dilayani satu perusahaan saja.
Tawaran kedua dengan cara PDAM TB menerima royalti dari PDAM TKR yang besarannya bisa dirundingkan bersama. Ketiga PDAM TB akan membeli air curah (bulk water) dari PDAM TKR serta opsi keempat pelayanan dilakukan dengan menggandeng investor.
Direktur Utama PDAM Tirta Banteng Kota Tangerang, Achmad Mardju Kodri menyatakan, upaya itu dilakukan demi memenuhi target 100 persen jumlah pelanggan pada 2015 mendatang. “Ini perintah Wali Kota Wahidin Halim, bahwa warga Kota Tangerang harus mendapat pelayanan air bersih maksimum,” kata Achmad Mardju, Minggu (2/1).
Rencana take over 60 ribu pelanggan itu, kata Mardju, karena banyaknya keluhan dari warga Kota Tangerang tentang kualitas air PDAM TKR yang tidak bagus. Mardju menambahkan, pihaknya sudah didatangi tiga investor yang siap membantu men-take over pelanggan TKR. “Februariini take over itu dimulai, dari intake terdekat dengan PDAM TKR, yakni di Kelurahan Babakan,” katanya.
Seperti diketahui, saat ini pelanggan di PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang baru 17.500 pelanggan. Tahun ini, PDAM TB akan menambah pelanggan sebanyak 10.500 sehingga jumlah pelanggannya menjadi 28.000.
Pada tahun 2015, kata Mardju, PDAM TB akan menambah sambungan sebesar 137.000 pelanggan, sehingga jumlah pelanggan bisa mencapai 165.000 (44 persen). “Pengembangan dilakukan melaui tiga zona,,” kata Mardju.
Tiga zona dimaksud adalah zona Riungdaperiuk meliputi kecamatan (Neglasari, jatiuwung, Benda, Batuceper dan Periuk), zona Ciptawadas meliputi Cipondoh, Tangerang, karawci dan Cibodas dan Zona karpiladuk (Karang Tengah, Pinang, larangan dan Ciledug). “Perluasan jaringan ini akan dilakukan secara bertahap,” kata Mardju.
AYU CIPTA





