Persibo Siapkan Dana Rp 34 Miliar untuk Satu Musim di LPI

TEMPO Interaktif, BOJONEGORO - Manajemen kesebelasan Persibo Bojonegoro telah menyiapkan dana Rp 34 miliar untuk satu musim laga di Liga Primer Indonesia (LPI). Dana bersumber dari konsorsium di bawah PT Pengelola Persibo Indonesia.

Chief Executive Officer PT Pengelola Persibo Indonesia Ferry Kodrat pada acara launching Persibo untuk LPI di mess Persibo di Jalan Gajah Mada, Bojonegoro, Jumat siang (7/1), menjelaskan, dana digunakan untuk kebutuhan operasional selama satu musim kompetisi di LPI.

Penggunaan dana termasuk untuk gaji pemain, sewa mess Persibo, sewa stadion, serta anggaran lainnya. Total penggunaan dana bisa melebihi dana yang telah disiapkan, bisa juga lebih rendah. “Tergantung kebutuhan di lapangan. Yang penting dana telah disiapkan,” kata Ferry.

Acara launching Persibo ini, juga memastikan dukungan dari Boro Mania, suporter Persibo yang sebelumnya menolak tim berjuluk Laskar Angling Darmo bergabung dengan LPI.

Menurut Presiden Boro Mania Basar, sempat muncul konflik antara pengurus Boro Mania Bojonegoro. Ketika itu para suporter protes jika Persibo pindah ke LPI. “Tetapi, saya tegaskan, sekarang kami kompak lagi,” ujarnya di acara launching yang dihadiri perwakilan suporter dari berbagai kecamatan, serta pengurus lengkap manajemen Persibo Bojonegoro.

Manager Persibo Bojonegoro Letnan Kolonel Taufik Risnendar mengatakan, salah satu alasan utama Persibo pindah ke LPI karena prsoalan dana. Kini, pihak manajemen justru bersyukur karena Persibo tidak lagi membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Saya kira tim ini bisa lebih sehat,” ucapnya.

Selama ini, kata Taufik, pengurus maupun pemain dihinggapi beban psikhologis karena menggunakan dana APBD. Apalagi saat Persibo mengalami kekalahan dalam suatu pertandingan. Tekanan masyarakat agar Persibo selalu menang bisa menimbulkan efek buruk karena akan menggunakan segala cara. “Kami ingin menjunjung tinggi fair play. Dengan biaya sendiri, kami bisa melakukannya,” tutur Taufik yang juga Komandan Kodim Bojonegoro. SUJATMIKO.