DPR Minta Kerjasama Pesawat Tempur Korsel Ditinjau Ulang

DPR Minta Kerjasama Pesawat Tempur Korsel Ditinjau Ulang

REUTERS/Yonhap

TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat, Tubagus Hasanuddin meminta pemerintah menimbang ulang kerjasama proyek pembuatan pesawat tempur dengan Korea Selatan. Hal ini mengingat kondisi semenanjung Korea yang sedang memanas saat ini.

"Saya khawatir Indonesia terseret konflik tersebut dan dianggap berpihak kepada Korea Selatan," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR Jakarta, Selasa 11 Januari 2011. Karena, berpihak menyalahi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Saat ini Indonesia dan Korea Selatan tengah menggagas proyek kerjasama pembuatan pesawat tempur KF-X. Pimpinan dalam proyek ini adalah Korea Selatan. Namun jika proyek ini dilanjutkan dinilai rentan terhadap kondisi politik luar negeri Indonesia karena Korea Selatan sedang berkonflik dengan Korea Utara. "Saya khawatir proyek ini jadi senjata Korsel serang Korut," ujarnya.

Tubagus menyarankan agar Kementerian Pertahanan untuk melihat kmbali prospek dari kerjasama tersebut. "Jangan sampai urusan kerjasama pertahanan membuat relasi dengan Korea Utara jadi berantakan juga."

 

SANDY INDRA PRATAMA 

 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X