Pembangunan Bandara dan Jalan Tol di Bali Telan Rp 3,5 Triliun

Pembangunan Bandara dan Jalan Tol di Bali Telan Rp 3,5 Triliun

Bandar Udara Ngurah Rai, Bali,[TEMPO/ IGG Maha Adi].

TEMPO Interaktif, Jakarta -Rencana perluasan Bandara Ngurah Rai dan pembangunan jalan tol Sarangan-Tanjung Benoa Bali diperkirakan menelan dana Rp 3,5 triliun. Dari dana itu, Rp 1,9 triliun untuk perluasan bandara dan Rp 1,6 triliun untuk pembangunan jalan tol.

Pemerintah menyatakan pengembangan jalan tol di Bali tersebut menggunakan dana konsorsium tiga BUMN, PT Jasa Marga, Pelindo III, PT Angkasa Pura I dan satu badan usaha milik daerah Bali Trade Development Corporation. "Jadi tidak menggunakan APBN," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (11/1)

Pembangunan jalan tol Sarangan-Tanjung Benoa sepanjang 11,5 kilometer ini untuk mengatasi kemacetan yang kian parah di kawasan sekitar pelabuhan tersebut.

Mustafa berharap pembangunan jalan tol ini akan selesai sebelum pertemuan APEC di Bali tahun 2013. Demikian pula dengan pengembangan Bandara Ngurah Rai. "Agar lebih memudahkan tamu-tamu yang datang," katanya.

IQBAL MUHTAROM

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X