Gayus Tambunan. TEMPO/Aditia Noviansyah
Infografis
Kompolnas Minta Cukong Pembeking Gayus Ditangkap
TEMPO Interaktif, SEMARANG - Komisi Kepolisian Nasional Novel Ali menyatakan derasnya informasi yang mengindikasikan adanya pengusaha kaya yang bekingi Gayus Tambunan merupakan momentum yang tepat bagi jajaran Polri untuk menunjukan kinerjanya.
"Polri harus memanfaatkan itu untuk membangun kepercayaan masyarakat dengan mengejar pengusaha yang membekingi Gayus tersebut," kata Novel Ali dalam siaran persnya yang diterima Tempo, Rabu (12/1) malam.
Pengajar Universitas Diponegoro Semarang ini menambahkan jika bisa mengungkap pengusaha dibalik Gayus maka pencitraan Polri dimata masyarakat akan lebih baik.
Namun, Novel memberikan catatan pengejaran tersebut harus tetap didasari bukti yang cukup. Sebagai penegak hukum maka Polri akan mudah menelusuri dan mencari bukti-bukti menangkap pengusaha yang membekingi Gayus tersebut. "Polri harus berani," kata Novel.
Novel menambahkan makin cepat Polri bertindak melakukan penangkapan, sejauh didasari fakta hukun yang kuat maka semakin besar kepercayaan publik terhadap keseriusan dan profesionalisme Polri dalam menangani kasus mafia pajak Gayus. Sebaliknya, tambah Novel, jika Polri tidak mengambil tindakan terhadap pengusaha nakal tersebut maka bukan mustahil masyarakat akan memperolok Polri.
Sebab, jika Polri tidak mengejar pengusaha dibalik Gayus maka akan timbul kesan umum bahwa supremasi hukum yang digembar-gemborkan Polri ternyata terbuka diintervensi oleh kekuasaan materi semata. "Ini berarti supremasi hukum tunduk terhadap supremasi ekonomi," kata dia.
"Polri tidak boleh membiarkan rapuhnya supremasi hukum dengan keberanian Polri menangkap siapa pun yang membekingi Gayus".
Sebelumnya Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein menduga ada "orang kuat" di balik kepergian Gayus H. Tambunan ke luar negeri. Hipotesis itu, ujar Yunus, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kejaksaan Agung, Jumat 7 Januari 2011, ia peroleh setelah mendiskusikan skandal ini dengan para sejawatnya
Selain itu, penyidik Kepolisian RI kini tengah mendalami pengakuan Gayus Halomoan Tambunan, bahwa ia mendapat sponsor selama berada di dalam tahanan. Sponsor itu juga yang membekingi Gayus bepergian hingga ke luar negeri.
ROFIUDDIN





