foto

Bank Standard Chartered. REUTERS/Tyrone Siu

Standard Chartered Bank Bidik UMKM Kelas Internasional

TEMPO Interaktif, Jakarta -Standard Chartered Bank mulai merambah kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Bank asing ini akan berfokus pada UMKM bersegmen internasional.

Managing Director Head of Origination Client Coverage Standard Chartered Bank Gurchi Kardan menyatakan, banknya mendukung pengembangan bisnis pada perdagangan internasional dan ekspor impor. Banyak importir dan eksportir menengah yang membutuhkan sarana pendukung untuk transaksi jual beli, terutama di luar negeri.

Standard Chartered memiliki keunggulan lantaran didukung oleh jaringan di 70 negara. "Dan jika nasabah eksporti dan importir melakukan transaksi di 70 negara itu kami dapat melakukan client reference check," katanya.

Misalnya, eksportir Indonesia yang akan menjual sepatu ke Ghana, Afrika, yang tidak mengenali calon pembelinya. "Kami sebagai salah satu bank terbesar di Ghana, mampu memberikan ekspotir itu sebuah rekomendasi client yang bagus dan buruk. Kami akan menangani dokumen dan itu lebih efisien untuk, dia dan harapannya transaksi akan berjalan sukses," katanya.

Idenya adalah untuk menciptakan nilai tambah bagi klien. "Jadi kami berpikir untuk melengkapi layanan bank yang sudah ada. Bukan untuk bersaing dengan mereka (head to head). Kami akan melakukan dimana bank lain tidak bisa melakukannya," katanya.

Sebelum terjun ke pembiayan di sektor UMKM, banknya melakukan telaah dan ujicoba terlebih dahulu. "Kami akan mulai dengan tim yang kecil, yang akan bekerja pada 2011, kami akan fokus menerapkan dispilin yang tinggi. Dan dalam enam bukan kami akan mereview dan melihat sejauh mana keberhasilannya," katanya.

Sementara itu, soal pertumbuhan, ia menyatakan belum menetapkan target. "Kami belum menentukan target pertumbuhan, setiap transaksi perusahaan selalu case to case, kami tidak mau mencoba memanfaatkan suatu formula," katanya. Tapi, banknya melihat sejauh mana bisnis plan dari perusahaan tersebut. Sehingga tercapai kesepakatan dalam hal keuangan. Dan fasilitas yang akan diberikan berupa appropriate financing.

Sementara itu, korporasi dan konsumsi di Standard Chartered Bank diprediksi akan bertambah setiap tahun. "Consumer bank akan bertambah 2-4 persen per tahun dari sisi ukuran prosentase dibandingkan corpate banking. Karena kami mulai foskus ke consumer. Untuk corporate pada 2010 kami tumbuh 25-28 persen. Consumer bank akan mengkontribus 30-40 persen dari total kredit. Sisanya adalah corporate," katanya.

FEBRIANA FIRDAUS