foto

Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) mendampingi Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri saat meresmikan Desa Siaga Bencana di Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. TEMPO/Arif Wibowo

Ke Sleman, Mensos Bagi-Bagi Bantuan

TEMPO Interaktif, Sleman - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengunjungi kampung almarhum Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi di Desa Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, hari ini, Rabu 12 Januari 2011. Ia datang untuk meresmikan Desa Siaga Bencana dan memberikan bantuan sosial bagi para korban erupsi Merapi.

Sumbangan yang diberikan berupa dana untuk KUBE (Kelompok Usaha Bersama) di Kecamatan Cangkringan sebesar Rp 1 miliar, serta untuk wilayah Jawa Tengah juga sebesar Rp 1 miliar. Masing-masing kelompok KUBE mendapat Rp 20 juta.

”Dana harus dikelola dengan benar, kalau bisa terus dikembangkan,” kata Salim saat
menyerahkan dana KUBE untuk kelompok usaha bersama korban Merapi di Balai Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, hari ini.

Dana bantuan KUBE tersebut merupakan tahap awal. Ia berharap dalam waktu dekat dapat datang lagi ke Sleman untuk memantau perkembangan KUBE tersebut. Jika berhasil, maka ia berjanji akan menambah jatah per kelompok menjadi Rp 30 juta hingga Rp 50 juta.

Dana KUBE tersebut bersifat hibah dan diharapkan bisa digunakan untuk mengembangkan perekonomian warga, serta menjadi salah satu program unggulan di Kementerian Sosial. Dana tersebut juga dikucurkan sebagai bagian dari usaha pemerintah untuk memperkecil jumlah warga miskin.

Selain memberikan dana KUBE, Mensos juga membagikan kasur untuk para pengungsi korban Merapi. Masing-masing keluarga mendapat tiga kasur dan dua bantal. Total dana untuk bantuan kasur ini mencapai Rp 4,3 miliar.

Menteri juga menyerahkan bantuan jatah hidup bagi warga korban Merapi. Setiap jiwa mendapat uang Rp 5 ribu per hari selama satu bulan. Total dana yang disediakan Rp 1,99 miliar untuk 13.065 jiwa. Selain sumbangan tersebut, masih ada sumbangan lain yaitu dana santunan bagi korban Merapi masing-masing Rp 4 juta untuk korban meninggal. Total dananya sekitar Rp 992 juta.

Kucuran bantuan dari Kementerian Sosial sebesar total Rp 7,2 miliar itu, diterima oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. “Semoga bantuan dan sumbangan ini bisa mempercepat pemberdayaan dan meningkatkan ekonomi warga korban erupsi Merapi,” kata dia.

MUH SYAIFULLAH