Pelita Jaya Esia
Topik
Pelita Jaya Favorit Juara Liga Basket Nasional
TEMPO Interaktif, Denpasar - Pelita Jaya Esia Jakarta semakin layak diperhitungkan sebagai calon terkuat Liga Basket Nasional. Pelita Jaya berhasil membalas kekalahan atas CLS Surabaya dengan skor 56-49 lanjutan Liga Basket Nasional Seri IV di GOR Merpati, Denpasar, Kamis (13/1) malam.
CLS mengawali pertandingan dengan sangat baik. Dwi Haryoko dan Tony Agus masing-masing mencetak 5 da 4 angka untuk membawa CLS unggul jauh 16-8 di akhir kuarter pertama.
Namun, Pelita Jaya mulai bangkit di kuarter kedua. Andi Batam dan Ponsianus Nyoman Indrawan masing-masing menyumbangkan 4 angka untuk membawa Pelita Jaya unggul 20-16 di akhir kuarter kedua.
Pertarungan ketat kembali terjadi di kuarter ketiga sehingga terjadi angka sama 28-28 di pertengahan kuarter ini. Namun Febri Utomo membawa CLS unggul tipis lewat lemparan bebas menjadi 30-39.
Febri Utomo kembali mencetak angka di saat krusial sehingga CLS unggul 33-30 lewat tembakan tiga angka sebelum disamakan Juliano Gandhi. Kuarter ketiga akhirnya ditutup dengan kedudukan sama kuat 33-33.
CLS mengawali kuarter terakhir dengan membuka keunggulan 35-33 lewat Febri Utomo. Namun Wijaya Saputra berhasil membuat Pelita Jaya menyamakan kedudukan lewat tembakan dua angka.
Kedudukan kembali sama pada poin 37-37 sebelum Kelly Purwanto membawa Pelita Jaya unggul 40-37. Pelita Jaya akhirnya semakin melejit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 56-49.
"Saya suruh pemain tampil lepas, kapan mau menembak silakan tembak. Ternyata malah banyak petik poin ketika saya instruksikan seperti itu," kata Pelatih Pelita Jaya, Rastafari Horongbala.
Menurut dia, pada dua kuarter awal pemainnya terlalu ngotot mencetak angka sehingga sering gagal mencetak angka. "Kita memang tidak cocok lawan CLS dan selalu kerepotan lawan mereka," kata Rastafari.
Sementara Erwin, asisten pelatih CLS Surabaya menyayangkan konsentrasi pemainnya yang hilang di menit-menit akhir. "Andi Batam tidak ada yang jaga sehingga gampang mencetak angka," kata Erwin.
Dengan hasil ini Pelita Jaya kembali merebut posisi puncak dari Satria Muda Britama. Perebutan posisi pertama akan terjadi pada pertandingan Jumat (14/1) malam antara kedua tim.
WAYAN AGUS PURNOMO





