foto

Gerbang Pulau Talango, Sumenep, Madura. TEMPO/Rohman Taufiq

Warga Pulau di Sumenep Terancam Kelaparan

TEMPO Interaktif, Sumenep - Terputusnya distribusi bahan kebutuhan pokok ke wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akibat cuaca buruk membuat warga pulau terancam kelaparan. "Karena cuaca buruk, warga pulau sekarang jadi pengangguran pasif, mereka hanya mengandalkan persediaan sembako," kata Anggota DPRD Sumenep asal pulau Sapeken, Dulsiam, Selasa (18/1).

Karena cuaca ekstrem ini tidak diprediksi sebelumnya, warga pulau tidak menstok sembilan bahan pokok (sembako). Jika hingga sepekan ke depan sembako tidak juga dikirim, Dulsiam khawatir warga pulau akan mengalami kelangkaan pangan.

Sebelum hal itu terjadi, politisi PKB ini mengusulkan agar pemerintah Kabupaten Sumenep segera mengambil langkah antisipatif, misalnya dengan menyewa helikopter untuk mendistribusikan sembako ke wilayah kepulauan. "Ini mungkin dilakukan karena di pulau Pagerrungan Besar ada helipet," ujarnya.

Selain distribusi kebutuhan pokok yang terganggu, cuaca ekstrem juga membuat sekitar 85 warga kepulauan sudah sepekan terakhir menginap di aula PT Pelindo Kalianget karena tidak ada kapal yang berani berlayar. "Setelah sepekan keleleran di pelabuhan, baru kemarin kami dapat bantuan nasi bungkus dan dipinjami kasur oleh pemerintah," kata Sa''in, 30 tahun, warga Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Sungkono Siddik belum merespon telepon dan pesan singkat yang dikirim Tempo soal solusi distribusi sembako ke wilayah kepulauan.

MUSTHOFA BISRI