foto

Pekerja melakukan perbaikan pada kawat penyangga kabel listrik untuk kereta listrik di wilayah Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/11). Hal ini rutin dilakukan untuk mencegah kerusakan. TEMPO/Subekti

Jawa Timur Bakal Bangun Proyek Kereta Bandara Juanda

TEMPO Interaktif, Surabaya - Tak hanya akan membangun jalan tol dalam kota, pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berencana membangun jalur ganda kereta api tengah kota. Jalur ganda ini akan membentang dari stasiun Pasar Turi-stasiun Gubeng hingga Bandara Juanda Surabaya.

Jalur ganda kereta ini akan dibangun di atas jalur kereta yang telah ada (double track elevated railway) dengan memakai Light Rain Transit atau kereta listrik. "Tidak hanya tol tengah yang mendesak untuk mengurai kemacetan, rel ganda menuju Juanda juga mendesak," kata Asisten Ekonomi Pembangunan Jawa Timur, Hadi Prasetyo, usai rapat tertutup di kantornya, Kamis (19/1).

Menurut Hadi, proses pembangunan sudah disetujui Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api, PT Angkasa Pura II Juanda, TNI Angkatan Laut (sebagai pemilik Juanda), serta Dinas Perhubungan Jawa Timur.

Menurut Hadi, pembangunan jalur ini dimulai dari Juanda dengan sistem rel di darat. Sesampai di kawasan Aloha rel akan dibuat melayang memanjang hingga stasiun Gubeng dan stasiun Pasar Turi Surabaya sejauh 22 kilometer.

Pemerintah optimis pembangunan rel ini bakal segera terealisasi. "Tanahnya sudah ada, yang dijuanda milik TNI AL sudah ada izin, selebihnya akan gunakan tanah milik PT KA juga sudah ada izinya," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan, proyek jalur kereta baru ini akan meniru jalur kereta dari Stasiun Mangarai ke Bandara Soekarno Hatta di Jakarta. "Ini solusi untuk memperkaya angkutan massal yang telah ada," katanya.

Pembangunan, kata dia, rencannya akan dimulai pertengahan 2011 dan ditargetkan rampung 2013.

Fatkhurrohman Taufiq