KSAD: Belum Ditemukan 'Mark-Up' Alutsista di TNI AD

KSAD: Belum Ditemukan 'Mark-Up' Alutsista di TNI AD

KSAD Jenderal TNI George Toisutta memeriksa pasukan saat acara sertijab di Markas Kopasus, Cijantung, Jakarta, (4/12). TEMPO/Subekti

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI George Toisutta mengatakan selama ia menjabat, belum pernah ditemukan satu pun kasus penggelembungan (mark-up) anggaran pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di tubuh TNI AD.

"Di (TNI) Angkatan Darat belum kita temukan," kata George usai upacara pembukaan Rapat Pimpinan TNI AD 2011, di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran Jakarta Pusat, Senin 24 Januari 2011.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya mengimbau agar TNI dan Kepolisian RI menghentikan praktek penggelembungan dalam menetapkan anggaran pengadaan barang dan jasa, termasuk alutsista. Imbauan itu disampaikan Presiden dalam acara penutupan Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jumat (21/1) lalu.

Menanggapi imbauan Presiden itu, George mengatakan semua proses pengadaan alutsista TNI, utamanya di TNI AD, harus sesuai dengan harga pabrik sebagai produsen alutsista yang dipesan. "Jadi harga pabrik patokannya, bukan harga rekanan. Dari harga pabrik itu bisa dihitung berapa ongkos pengiriman dan lain-lain," ujarnya.

MAHARDIKA SATRIA HADI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X