indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kecelakaan Maut di Cirebon 9 Nyawa Melayang


TEMPO Interaktif, Cirebon - Kecelakaan maut merenggut 9 nyawa di jalur Pantai Utara Cirebon Rabu tengah malam kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, peristiwa ini bermula ketika mobil elf yang ditumpangi 13 orang dari Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijwa, Kabupaten Tegal hendak menuju Jakarta. Mereka berangkat menumpang mobil yang dikemuikan Ruslan pada pukul 21.00 WIB.

Saat tiba di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon tepat tengah malam, tiba-tiba ban mobil itu pecah dan mobil pun oleng. Dari belakang elf tersebut kemudian ditabrak tronton dengan nomor polisi AG 8075 IA.

Akibatnya 9 orang penumpang tewas di tempat dan 4 lainnya luka berat. Seluruh korban saat ini masih berada di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Adapun korban tewas masing-masing, Wartim,45, Mansur,35, Sapuro,18, Kumaryadi,25, Slamet,50, Abdullah, 30, Dul, 17, MAryono,30, Toni, 19. Sedangkan korbanyang luka berat diantara ada yang mengalami patah tulang yaitu Ruslan, Tahuli, Tolhah, dan Hasan. "Untuk yang meninggal akan langsung dibawa ke desa kami," kata Slamet, seorang tokoh masyrakat desa tersebut yang mengurus korban kecelakaan.

Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut tersebut. Sopir tronton dan elf hingga kini masih diperiksa. Kepala Kepolisian Resor Cirebon Ajun Komisaris Besar Edi Mardianto mengatakan sopir truk kemungkinan tidak bersalah karena berada pada jalurnya. “Justru mikro bus yang terlempar ke jalur sebelah selatan,” katanya.

IVANSYAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X