TEMPO/Seto Wardhana
Topik
Atasi Krisis Listrik, PLN Relokasi Tujuh Pembangkit ke Riau
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) merelokasi tujuh Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLG) dari Jawa dan Madura ke Provinsi Riau. Selama ini Riau masih dianggap miskin listrik.
Menurut Juru Bicara Perusahaan Listrik Negara, Bambang Dwiyanto, beban puncak listrik di sana mencapai 330 megawatt. Besar beban puncak itu sama dengan besar daya listrik yang dipasok dari daerah lain ke sana.
”Listrik di Riau belum aman. PLN perlu memperbesar cadangan daya, sehingga pertumbuhan beban bisa terlayani dengan baik,” kata Bambang Dwiyanto, Jumat (28/1).
Dijelaskan, selama ini kebutuhan listrik Riau masih dipasok dari sistem kelistrikan Sumatera Tengah sebesar 224 megawatt yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air Koto Panjang, Pembangkit Listrik Tenaga Gas di Lembu, dan menyewa genset. Riau juga menerima pasokan dari sistem kelistrikan Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebesar 106 megawatt.
Dengan kondisi itu, pelayanan listrik menjadi kurang aman. Listrik menjadi yar-pet karena Riau tak memiliki cadangan listrik ketika beban konsumsi mencapai puncak.
Untuk memperkuat sistim kelistrikan, sekaligus menambah daya di sana, PLN akan menambah pasokan daya listrik ke Riau dengan total tambahan hingga 142 megawatt. Penambahan daya dilakukan dengan cara merelokasi tujuh unit pembangkit dari Jawa dan Madura.
Menurut Bambang, pada tahap pertama PLN segera merelokasi lebih dulu empat unit pembangkit dengan total kapasitas 82 megawatt. Empat unit pembangkit yang direlokasi pada Setember tahun itu terdiri satu unit PLTG Gilitimur di Madura dengan daya normal 20 megawatt, satu unit PLTG Sunyaragi di Cirebon dengan daya 18 megawatt, serta dua unit PLTG Cilacap dengan daya 2 x 22 megawatt.
Sedangkan tiga unit sisanya itu, yakni satu unit PLTG Priok dengan daya 20 megawatt, dan 2 unit pembangkit combine cycle dari Madura dengan daya 2 x 20 megawatt. "Yang tiga unit akan direlokasi Februari tahun depan,” ujar Bambang
MUHAMMAD TAUFIK





