Facebook, twitter, myspace
Topik
Pram: Menteri Harus Melek Teknologi
TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Pramono Anung geram terhadap menteri yang menyebut jejering sosial twitter dan facebook sebagai ancaman nonmiliter. Dia meminta menteri tersebut untuk belajar teknologi.
"Kalau ada satu menteri dan dua menteri yang mengatakan bahwa twitter bisa menjadi ancaman non-militer menurut saya itu sudah salah kaprah, menterinya sudah harus belajar teknologi dan itu keterlaluan," kata Pram yang juga aktif di twitter ini.
Pram yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengaku tidak melihat twitter maupun facebook sebagai ancaman bagi demokrasi. Dua jejaring sosial itu, kata dia, memang membuka ruang bagi orang mengkritisi kebijakan yang ada. "Itu memang hal yang ada dan itu harus diterima oleh siapapun oleh yang bangunan demokrasinya dibangun dengan demokratis," kata dia.
Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi Pertahanan DPR, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa twitter sebagai ancaman nasional.
Amirullah





