foto

Din Syamsuddin. TEMPO/Imam Sukamto

Sekretaris Kabinet Minta Din Tak Diundang Presiden  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekretaris Kabinet Dipo Alam meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Din Syamsudin, pemimpin Muhammadyah tak diundang lagi dalam pertemuan lintas agama selanjutnya, kecuali tokoh agama yang lain.

"Jika dia ingin diundang dia harus cabut dulu pernyataannya soal deviasi dan distorsi terhadap cita-cita nasional," kata Dipo di kantornya, kompleks Setneg, Jakarta, Selasa (1/2).

Sebelumnya, Din menyatakan, "keprihatinannya atas apa yang terjadi pada bangsa ini dalam banyak bidang. Keprihatinan utama adalah soal deviasi dan distorsi cita-cita nasional yang telah diletakkan secara arif oleh para pendiri bangsa Indonesia." Pernyataan itu diucapkan Din Syamsuddin saat bertemu dengan Ketua MPR RI Taufiq Kiemas di Jakarta, Jumat (12/11).


Dipo menilai, pernyataan tersebut bukan gerakan moral, tapi itu pernyataan politik. Seharusnya, lanjut Dipo, sebagai pemimpin tokoh agama, Din bersikap lebih arif. Tidak melontarkan pernyataan yang bernuansa politis.


Eni Saeni