foto

Ratusan warga menyaksikan Barongsai pada perayaan Imlek didepan klenteng Xian Ma di Jalan Sulawesi, Makassar, Rabu (2/2) malam. TEMPO/Kink Kusuma Rein

Pesan Imlek Gubernur, Perbedaan Harus Diakui

TEMPO Interaktif, Makassar-Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan agar setiap perbedaan harus diakui. Pesan ini disampaikan Syahrul dalam perayaan Imlek 2562 yang bertajuk ''malam satu hati'', di Lapangan Karebosi, malam ini.

"Perbedaan itu harus saling diakui dan harus saling peduli, serta bisa berbagi secara baik," kata Syahrul. Menurutnya Imlek kali ini harus menjadi tekad baru agar Sulawesi Selatan makin damai, tentram dan teratur. Gubernur dengan sedikit kelakar juga mengatakan bahwa siapa yang banyak memberi angpau maka akan banyak rezeki.

Selain gubernur, beberapa pejabat juga tampak hadir diantaranya Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal Amril Amir, Kepala Kepolisian Sulawesi Selatan dan Barat Inspektur Jenderal Jhony Wainal Usman, dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Acara perayaan Imlek oleh komunitas pemerhati budaya Tionghoa Indonesia ini cukup ramai. Sekitar seribu warga keturunan hadir merayakan Tahun Baru Imlek.

Beberapa pertunjukan dihadirkan untuk menghibur yakni tarian empat etnis Sulawesi Selatan dan Barat, tarian Minangkabau, tarian Mandarin, tarian naga, perunjukan barongsai, perunjukan pekingsai, atraksi wu shu dan penampilam artis Jakarta Tjiang Chueng Ching atau Chintya..

KAMILIA | IRMAWATI