foto

Seorang anak di dekat lilin saat pergantian malam perayaan imlek di depan Klenteng Xian Ma, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (14/2). Ummat Klenteng Xian Ma memadati klenteng untuk berdoa di hari perayaan Tahun Baru Imlek 2561. Tempo/Fahmi Ali

Hujan Disertai Angin Kencang Kacaukan Perayaan Imlek

TEMPO Interaktif, Makassar -Hujan disertai angin kencang yang datang tiba-tiba, mengacaukan malam perayaan Imlek 2562, yang digelar di lapangan Karebosi Makassar, malam ini.Perayaan Imlek bertemakan ''malam satu hati'' dilaksanakan komunitas pemerhati budaya Tionghoa Indonesia di Makassar.

Sekitar seribu warga keturunan Tionghoa hadir merayakan Tahun Baru Imlek bersama ini. Sekitar pukul 21.00 Wita, suasana tribun tertutup di lapangan Karebosi langsung kacau, para undangan langsung berhamburan begitu hujan disertai angin kencang datang. Beberapa malah terpaksa harus manjat pagar untuk mencari tempat berteduh yang aman dari hujan serta angin kencang.

Kekacauan ini terjadi setelah tiga pejabat bernyanyi bersama Chintya. Masing-masing Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Inspektur Jenderal Jhony Wainal Usman dan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Saat ketiganya bernyanyi, awan hitam tebal memang terlihat menyelimuti kota ini.

Akibat hujan deras disertai angin kencang yang berlangsung sekitar 20 menit ini, beberapa undangan akhirnya memilih pulang lebih awal sebelum pesta perayaaan usai. Para pejabat yang hadir juga memilih pulang meski perayaan masih berlangsung.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar memprediksi hujan lebat masih akan mengguyur Makassar dalam dua hari ini. Selain hujan, menurut, Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar, Sujarwo, potensi angin kencang masih ada, dengan kecepatan 50 kilometer per jam.

KAMILIA | IRMAWATI