foto

Lokasi tabung gas yang meledak di Gang Tanjung 10, Bandung (9/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

Tabung Melon Gas Meledak, Dua Korban Luka Parah  

TEMPO Interaktif, Bandung - Gas elpiji tiga kilogram meledak di rumah dua lantai milik pedagang gorengan di Jalan Peta Gang Tanjung 10. RT 09 RW 05, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Rabu (9/2) subuh sekitar pukul 03.45. Akibatnya, sang pedagang, Ade Lili, 65 tahun, dan Aminah (55) terluka bakar parah, sementara rumah mereka porak poranda. 

"Duarr, ledakannya keras sekali sampai mengagetkan dan membangunkan semua tetangga (penghuni Gang Tanjung 10),"ujar Euis (26), tetangga yang saat peristiwa terjadi baru bangun tidur, di lokasi kejadian Rabu pagi.

Ledakan keras juga didengar Rohma (60), tetangga dan keluarga korban. "Dikira suara tabrakan mobil di jalan raya (di Jalan Peta), ternyata gas meledak di rumah adik saya (Aminah)," tutur Rohma (60), yang beberapa meter di belakang rumah korban di lokasi kejadian. 

Masih beruntung ledakan tersebut tak sampai menimbulkan api kebakaran. "Kalau jadi kebakaran bisa merembet ke rumah-rumah di sebelahnya yang berdempetan,"imbuhnya.

Dari keterangan Ade, Rohma melanjutkan, peristiwa terjadi ketika kedua korban menyiapkan bahan-bahan untuk dagangan mereka dan menyulut kompor gas untuk menjerang air.

"Kayaknya tabung gas tiga kilogram-nya bocor dan bocoran gasnya terkurung di dalam rumah. Mungkin karena terbakar atau kepanasan, gasnya meledak," jelas Rohma. 

Akibat ledakan, Ade dan istrinya, Aminah, menderita luka bakar serius. "Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin," tandas Rohma. 

Dari pantauan di lokasi, isi dan jendela kaca ruang tamu rumah korban tampak porak poranda. Hingga pagi ini para tetangga masih meriung di gang sempit di depan lokasi kejadian. Garis polisi sudah dipasang melintang di sepanjang dinding dan pintu luar ruang tamu.

ERICK P H