Kaum Muda Harus Aktif dalam Dialog Lintas Agama

TEMPO Interaktif, SIDOARJO - Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Kabupaten Sidoarjo Agus M. Ubaidillah mengatakan, kalangan pemuda juga harus terlibat dalam dialog lintas agama.

Menurut Agus, dialog lintas agama harus semakin intensif dilakukan. Tujuannya untuk membangun sikap toleransi antar umat bergama serta saling menghormati keyakinan dan kepercayaan masing-masing pemeluk agama.

"Komunikasi yang intensif, selain menjaga toleransi antar umat beragama, juga bisa mencegah terjadinya aksi kekerasan yang mengatasnamakan agama" kata Agus, Jumat (11/2).

Agus mengatakan, kaum muda nahdliyin telah lama menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan pemeluk agama lainnya di Sidoarjo.

Barisan Ansor Serba Guna (Banser), misalnya, terlibat secara aktif melakukan pengamanan pelaksanaan Hari Raya Natal.

Bersama aparat kemanan, seperti kepolsian yang setiap tahun melaksanakan Operasi Lilin, personil Banser dikerahkan untuk menjaga gereja, terutama di pusat kota Sidoarjo.
Penjagaan dilakukan beberapa hari, termasuk pada pelaksanaan misa natal demi menjamin ketenangan jemaat Kristiani melaksanakan ibadatnya.

Agus mengakui toleransi antar agama di Kabupaten Sidoarjo terus terjaga. Tidak ada gesekan maupun persoalan yang rawan yang mengancam kerukunan hidup antar umat beragama. ”Namun kegiatan dialog lintas agama harus terus dilakukan,” ucapnya. EKO WIDIANTO.