Tantowi Yahya. TEMPO/Wahyu Setiawan
Infografis
Senin, 21 Februari 2011 | 15:30 WIB
DPR Didesak Minta Klarifikasi Hilangnya Data Militer
TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggota Komisi Pertahanan Tantowi Yahya berencana mengusulkan supaya DPR meminta klarifikasi terhadap Menteri Pertahanan terkait hilangnya beberapa data militer saat berada di Korea Selatan. Penting atau tidaknya data dan informasi yang hilang itu perlu dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah. "Pemerintah harus berikan penjelasan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/2).
Hal pertama yang akan ditanyakan, kata Tantowi, apakah data yang hilang itu merupakan rencana kerjasama pertahanan Indonesia-Korea. Jika memang benar itu terjadi, lanjut dia, "Maka itu keteledoran tingkat tinggi, terkait penting atau tidaknya klasifikasinya." Jika memang terjadi keteledoran, kata Tantowi, maka perlu dijatuhkan sanksi kepada siapapun yang melakukannya.
Sebelumnya diberitakan ada kehilangan data militer Indonesia saat delegasi dari Indonesia akan bertemu wakil dari Pemerintah Korea Selatan di Soeul. Pemerintah Indonesia membantah bahwa data militer yang hilang itu penting. "Oleh karenanya, DPR perlu meminta kejelasan," kata Tantowi, soal pentingnya klarifikasi pemerintah soal ini.
SANDY INDRA PRATAMA





