foto

Lomba Pasanggiri Tarucing Cakra (teka teki silang) ke-4 Basa Sunda di Unpad, Bandung, Jabar (21/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

Lomba Teka Teki Silang Bahasa Sunda Berhadiah iPad

TEMPO Interaktif, Bandung -  Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia, Universitas Padjajaran menggelar lomba teka teki silang berbahasa Sunda, Senin (21/2). Hadiah bagi para pemenangnya cukup mewah, mulai dari iPad hingga BlackBerry. Selain itu, 23 sastrawan dan budayawan sepuh akan membacakan sajak-sajak berbahasa Sunda.

Lomba yang berlangsung di halaman Bale Rumawat kampus Unpad Jalan Dipati Ukur, Bandung, itu diikuti sekitar 100 peserta. Mereka berasal dari kalangan pelajar dan umum. 

Untuk mengikuti lomba itu, setiap peserta harus membawa komputer jinjing, sebab panitia memberi soal teka teki silang lewat internet. Juara ditentukan berdasarkan kecepatan mengisi dan jawaban yang benar. "Soalnya gampang, tapi saya keburu keluar lomba," kata Salman, peserta dari Universitas Pasundan di lokasi acara, Senin (21/2). 

Juara pertama akan menerima iPad, notebook untuk juara 2, dan telepon genggam Blackberry bagi juara 3. Tiga pemenang berikutnya mendapat kamera digital, handphone, serta flashdisk USB.

Menurut Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia, lomba tersebut ingin mengajak masyarakat mengenal kembali bahasa daerah. Khususnya bagi masyarakat kota Bandung yang dinilainya kini lebih banyak berbahasa Indonesia. "Dulu saya sempat optimis banyak yang tetap memakai bahasa Sunda, sekarang pesimis," ujarnya di sela acara, Senin (21/2).

Penyebabnya, kata budayawan Sunda itu, banyak orang tua di kota yang lebih sering mengajarkan bahasa Indonesia atau Inggris dibanding bahasa daerah. "Padahal penelitian membuktikan, belajar dua bahasa membuat anak pintar," katanya. 

Peringatan Hari Bahasa Ibu Sedunia itu selanjutnya diisi acara bertajuk Nini Aki Maca Sajak di ruangan Bale Rumawat. Mereka yang akan membaca sajak itu diantaranya Wahyu Wibisana, Us Tiarasa, Aom Kusman, dan Yus Rusyana.

ANWAR SISWADI