Turun, Peringkat Indonesia untuk Jumlah Penderita TB

Turun, Peringkat Indonesia untuk Jumlah Penderita TB

Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah hampir 10 tahun menduduki peringkat ke-3 dunia untuk jumlah penderita Tuberkolosis, pada tahun 2011 ini Indonesia turun peringkat ke-5. Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Endang R.Sedyaningsih dalam keterangan persnya di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis 24 Februari 2011. "Penurunan peringkat ini termasuk salah satu pencapaian target MDGs khusus untuk TB," ujar Endang.

Menurut Endang, di tahun 2010 jumlah penderita TB di Indonesia mencapai sekitar 300 ribu kasus. Sementara jumlah kasus yang meninggal berjumlah 61ribu jiwa atau 169 orang perharinya. "Angka itu masih terbilang tinggi dan kita masih terus berupaya untuk menguranginya melalui program nasional TB," kata Endang.

Penanganan kasus TB, kata Endang, sudah masuk ke dalam rencana Strategi Nasional Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014. Rencana itu menjadi peta kegiatan penanggulangan TB dalam lima tahun ke depan.

Ketersediaan obat TB dari level rumah sakit hingga Puskesmas juga turut membantu menurunkan jumlah penderita kasus TB. "Tahun lalu Indonesia meningkatkan dukungan hingga 300 persen untuk menyokong penyediaan obat sehingga cukup untuk 300 ribu kasus," kata Endang.

RIRIN AGUSTIA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X