foto

Ribuan suporter dari berbagai elemen melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Senayan, Jakarta, Rabu (23/2). Mereka menuntut agar Nurdin Halid mengundurkan sebagai ketua PSSI dan tidak mencalonkan lagi dibursa calon ketua PSSI. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Keluarga Nurdin Tersinggung Pendemo Bawa Kerbau  

TEMPO Interaktif, Makassar - Ketua Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Sulawesi Selatan Kadir Halid menilai kritikan terhadap lembaganya saat ini sangat subjektif dan mengarah pada pribadi Ketua Umum PSSI Nurdin Kalid, yang juga kakaknya itu.

Bahkan perilaku demonstran dianggap berlebihan karena membawa kerbau yang perutnya dicat dengan nama Nurdin Halid. Ini dinilai menyinggung perasaan. "Silakan menyuarakan aspirasi, tapi jangan menjurus ke pribadi. Misalnya ada pendemo di Makassar membawa kerbau," kata Kadir usai acara pelantikan pengurus PSSI Sulawesi Selatan, Sabtu (26/2).

Demo menolak pencalonan Nurdin Halid di Makassar berlangsung Kamis lalu. Aksi digelar di bawah flyover Jalan Urip Sumoharjo dan Monumen Mandala di Jalan Sudirman Makassar. Selain menggelandang seekor kerbau, mereka juga mengkampanyekan menolak kepemimpinan Nurdin di PSSI, karena dianggap gagal memajukan sepak bola di Tanah Air.

Dia menambahkan, jangan hanya memaksakan kehendak untuk menurunkan ketua umum. Sebaiknya semua pihak memikirkan bagaimana memperbaiki sepak bola Indonesia dengan cara berdialog. "PSSI tidak antikritik," ujarnya.

Dalam lima hari terakhir, gelombang unjuk rasa menuntut agar Nurdin Halid turun dari Ketua Umum PSSI marak di mana-mana. Tuntutan ini menyusul ditolaknya George Toisutta sebagai calon ketua umum dan Arifin Panigoro sebagai kandidat wakil ketau.

Keduanya lantas mengajukan banding ke Komite Banding PSSI. Hasilnya, Komisi Banding yang diketuai Tjipta Lesmana membatalkan semua calon, termasuk Nurdin Halid yang maju luntuk memimpin PSSI yang ketiga kalinya.

Menurut Kadir, penganuliran Nurdin Kalid merupakan wewenang Komite Banding dan masalah pencalonan diserahkan kepada Komite Eksekutif."Meski demikian, sebenarnya tidak ada alasan pencalonan Nurdin Halid ditolak dari empat alasan yang disampaikan Komite Banding," kata dia.

Pejabat yang hadir pada pelatikan antara lain Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu''mang dan Ketua Komite Eksekutif PSSI, Subardi. Wakil Gubernur berharap PSSI dapat memberi kontribusi terhadap kemajuan sepak bola di daerah ini.

IRFAN ABDUL GANI | ANTARA