TEMPO/Panca Syurkani
Topik
Berubah Manajemen, Omzet Pedagang Beringharjo Meningkat
TEMPO Interaktif , Yogyakarta - Setelah sepekan berubah manajemen, pedagang pasar Metro Beringharjo Yogyakarta mengaku omzetnya naik 33 persen per hari. Bahkan, menurut Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Ujun Junaedi ada yang naik mencapai 50 persen. ”Tapi tidak semua. Kalau dirata-rata kenaikan omzet 30 persen,” ujar Ujun, Senin (29/2).
Pengelolaan Pasar Metro Beringharjo Yogyakarta kini diubah dengan manajemen modern. Perubahan itu dilakukan sejak pekan lalu. Namun, Pasar Metro Beringharjo resmi dibuka pada Senin (21/2) lalu. Mulai dibangun sejak setahun lalu, pasar itu menempati eks kantor Pasar di lantai dua pasar Beringharjo. Ada 67 kios pedagang yang didirikan di pasar Metro. Mereka menjual aneka produk, dari sandang dan pangan, dengan sistem grosir maupun eceran.
Menurut Ujun, peningkatan penjualan para pedagang itu disebabkan para pembeli yang datang merasa nyaman berbelanja. Selain lorongnya lebih luas dibanding dengan bagian pasar yang lain, mencapai sekitar 3 meter, pasar Metro juga lebih bersih dan rapi. “Sebagian yang datang kini adalah pelanggan baru,” kata dia.
Dia berharap, penataan pasar dengan manajemen modern bisa ini diterapkan di semua bagian pasar. Tak hanya di Beringharjo, tapi juga di semua pasar yang ada di kota Yogyakarta. ”Sehingga pendapatan para pedagang pun bisa meningkat dengan kehadiran pasar yang lebih bersih dan nyaman untuk belanja,” ujarnya.
Endah, seorang pedagang busana muslim di salah satu kios Pasar Metro Beringharjo, mengakui adanya peningkatan omzet penjualan. Meski tak sebesar yang disebut, peningkatan penjualan di kiosnya mencapai 20 persen. | ANANG ZAKARIA





