walking cactus. (nationalgeographic)
Ini Diduga Nenek Moyang Laba-laba
TEMPO Interaktif, Jakarta - Fosil langka berupa makhluk berduri yang dinamai "walking cactus" telah ditemukan di Cina. Tubuhnya memiliki panjang enam sentimeter dilengkapi sepuluh pasang kaki yang lebih kuat dari badannya.
Berdasarkan penelitian, makhluk ini hidup 500 juta tahun lalu, dimana terjadi evoluasi besar-besaran di wilayah Cambria. Kepala penelitian Jianni Liu menemukan binatang unik ini saat melakukan penggalian tahun 2006 di sisi barat daya provinsi Yunnan, Cina.
"Saya sangat terkejut. Saya mengatakan, mahkluk aneh apa dengan tubuh lembut dengan kaki sangat kuat ini?" kata Liu, ilmuwan bumi di Northwest University, Xi'an, Cina seperti ditulis National Geography. "Ketika saya kembali dan menelitinya dibawah mikroskup, (saya menyadari) ini tidak hanya lucu tapi juga sangat penting."
"Walking Cactus" diyakini sebagai petunjuk evolusi binatang Antropoda atau berkaki banyak. Alasannya temuan binatang terbaru tidak mendukung teori Antropoda sebagai bagian dari lobopodia, kelompok mahluk primitif yang hidup di Lautan Cambria. Meski walking cactus merupakan bagian dari kelompok ini, namu hewan ini kuat diduga merupakan nenek moyang hewan berkaki banyak seperti laba-laba dan lipan.
Menurut peneliti, Walking cactus menguatkan teori bahwa arthropoda modern berevolusi dari lobopodia. Liu, yang menemukan sekitar jenis 30 fosil walking cactus, juga berhipotesis mengenai cara mahluk itu berburu. Korban buruannya ditarik ke lumpur menggunakan lengannya.
PURW





