foto

Effendy Choirie (kiri) dan Lily Wahid. TEMPO/Imam Sukamto

PKB Curiga Effendy dan Lily Wahid Ditunggangi

TEMPO Interaktif, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa mencurigai langkah dua anggotanya, Effendy Choirie dan Lily Wahid untuk mendukung hak angket pajak ditunggangi oleh kepentingan tertentu. "Kami curiga ada yang remote dari luar," kata Ketua Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat, Marwan Jafar di Jakarta, Kamis 3 Maret 2011.

Kecurigaan itu timbul karena kedua anggota DPR itu tak pernah mengikuti keingian partai. Misalnya sikap partai sebagai pendukung pemerintah yang menolak pembentukan panitia khusus hak angket perpajakan. "Mereka juga tidak pernah ikut rapat fraksi," ujarnya.

Dalam rapat paripurna DPR pertengahan bulan lalu, Effendi dan Lily Wahid menyetujui pembentukan pansus angket pajak. Sikap tersebut berseberangan dengan kebijakan partai berlambang bola dunia ini.

Namun Marwan menolak mengungkap siapa orang maupun kelompok yang dicurigai berada dibelakang kedua kader PKB itu. Ia juga tak menyebutkan kemungkinan partainya menelisik dugaan tersebut. "Yah, adalah," kata dia.

Ia menambahkan alasan Effendi maupun Lily Wahid bahwa dukungannya terhadap hak angket berasal dari aspirasi rakyat, tidak bisa diterima oleh partai. "Rakyat yang mana."

Apabila alasan keduanya menyetujui hak angket atas dasar dukungan kader PKB, Sekretaris Jenderal PKB Imam Nahrawi meminta agar identitas mereka ditunjukkan. "(Kader) yang mana?" tanyanya. "Kader PKB masih istiqomah terhadap partai."

TRI SUHARMAN