Gubenur Bank Indonesia Darmin Nasution. TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Darmin: BI Rate Tetap 6,75 Persen
TEMPO Interaktif, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, BI Rate tetap dipertahankan di level 6,75 persen, karena dianggap masih sesuai dengan tekanan inflasi saat ini.
Menurut Darmin, level BI Rate dipertahankan, karena dinilai masih bisa mengatasi tekanan inflasi bulan ini. Bahkan, Darmin menilai, tekanan inflasi headline hingga April nanti masih rendah. "Tapi kita belum tahu kan, kita tetap mewaspadai dan memperhatikan terus soal inflasi," kata darmin.
Dalam rilis bank sentral hari ini, Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah menyatakan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai perkembangan inflasi ke depan. "Upaya pengendalian inflasi, khususnya tekanan imported inflation dari kenaikan komoditi internasional, juga diperkuat dengan terbukanya ruang pengaturan nilai tukar Rupiah lebih lanjut sejalan dengan membaiknya fundamental ekonomi global," kata Difi.
Selain itu. langkah pengendalian likuiditas melalui penerapan kebijakan makroprudensial dan operasi moneter juga terus diperkuat dengan tetap memperhatikan kebutuhan likuiditas perbankan yang sehat. Termasuk, mulai berlakunya ketentuan Loan to Deposit Ratio dan Giro Wajib Minimum Valas per 1 Maret 2011.
"Melalui bauran kebijakan moneter dan makroprudensial tersebut, serta komitmen pemerintah yang kuat untuk mengatasi tingginya harga komoditi pangan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK dapat dijaga pada sasarannya yakni 5 plus minus 1 persen untuk 2011, dan 4 plus minus 1 persen di 2011," ujar Difi.
FEBRIANA FIRDAUS





