TEMPO/Imam Sukamto
Infografis
Sabtu, 05 Maret 2011 | 18:05 WIB
Martin: Kalau Gerindra Ditawari Masuk Kabinet, Alhamdulillah
TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggota DPR dari Partai Gerindra, Martin Hutabarat mengatakan, partainya tidak akan ngotot untuk bisa masuk kabinet. Sebab mengambil kursi menteri bukan target yang selama ini ditetapkan oleh Gerindra.
"Gerindra di luar atau di dalam sama saja, akan tetap kritis. Kalau ada tawaran dari Demokrat masuk dalam kabinet, ya alhamdulillah," kata Martin lewat pesan pendek yang diterima Tempo, Sabtu (5/3).
Gerindra mengaku akan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, dan tidak pernah mempersoalkan berada di dalam atau di luar Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tapi, kata Martin, jika memang mau menawarkan posisi menteri hendaknya posisi menteri yang ditawarkan harus punya keterkaitan dengan program ekonomi kerakyatan. "Kalau tidak pas posisinya, rakyat akan sulit memahami motivasi Gerindra bergabung dengan pemerintahan sekarang," ujarnya.
Martin mengatakan, berada di luar ataupun di dalam koalisi maupun pemerintahan bukan sesuatu yang penting bagi Gerindra. Keduanya memiliki risiko yang sama. "Yang penting sisa tiga tahun pemerintahan ini bisa efektif untuk kepentingan rakyat atau tidak," ujarnya.
Seperti diketahui, Gerindra dikabarkan mendapatkan tawaran untuk bergabung ke dalam koalisi. Konsekuensinya, partai berlambang kepala garuda ini akan mendapatkan tawaran untuk duduk di kursi kabinet.
SANDY INDRA PRATAMA





