foto

TEMPO/Dasril Roszandi



Krisis Timur Tengah, Konsumsi Pertamax Merosot

TEMPO Interaktif, Balikpapan – PT Pertamina Unit Pemasaran (UPms) VI Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan konsumsi pertamax turun drastic sejak terjadinya krisis politik di beberapa Negara timur tengah. Krisis berdampak langsung terhadap harga jual pertamax menjadi Rp 8.200 per liternya dari sebelumnya Rp 7 ribu.

 

“Konsumsi pertamax di Kaltim turun drastic terkena imbas krisis timur tengah,” kata Kepala Humas Pertamina UPms Balikpapan, Bambang Irianto, Jumat (11/3).

Bambang mengatakan penurunan konsumsi pertamax mencapai 1.069 kiloliter pada bulan Februari, lebih rendah jika dibandingkan konsumsi bulan Januari yang mencapai 3.442 kiloliter. Dia memperkirakan prosentase penurunan konsumsi pertamax Kalimantan sebesar 31 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pelanggan pertamax ini, kata Bambang dipastikan beralih kembali mempergunakan premium bersubsidi yang harganya berkisar Rp 4.500 per liternya. Pemilik kendaraan bermotor merasa keberatan dengan tingginya perbedaan harga antara premium dengan pertamax.
“Hampir dua kali lipat harganya sehingga mereka beralih lagi ke premium,” ujarnya.

Dalam masalah ini, Bambang mengatakan, Pertamina kembali mempromosikan keunggulan penggunaan pertamax pada masyarakat Kalimantan. Pekan promosi disertai penyertaan hadiah bagi pelanggan pertamax yang beruntung.


SG WIBISONO