foto

Effendy Choirie (kiri) dan Lily Wahid. TEMPO/Imam Sukamto

Jazilul dan Andi Gantikan Lily - Effendy Choirie

TEMPO Interaktif, Jakarta - Elit Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  menganggap keputusan mereka mengganti  Lily Wahid dan Effendy Choirie, dua kader Partai Kebangkitan Bangsa di DPR  secara antarwaktu sudah  final. Surat permohonan PAW dari PKB telah dikirim ke pimpinan DPR.

Dalam surat, Lily Wahid digantikan Jazilul Fawaid SQ, dan Effendy Choirie digantikan oleh Andi Muawiyah Ramly. "Ya, itu sudah akumulasi," kata Wakil Sekjen PKB Helmi Faisal saat di  Balai Kartini Jakarta, Selasa 15 Maret 2011 siang.

Ketika dipertegas lagi, dia mengatakan, "Semuanya dinamis, yang jelas keputusan sudah diambil."

Lily Wahid dan Effendy rencana diganti karena dinilai melanggar aturan partai. Pada paripurna angket pajak di DPR bulan lalu, Lily dan Effendy mengambil sikap berbeda dari keputusan partai dengan menyetujuinya.

Helmi mengatakan surat yang sampai ke DPR bersifat komprehensif. Maksud dia, berisi semua akumulasi berbagai macam persoalan.

Informasi yang diperoleh, surat PKB itu direspon Dewan dengan terbitnya surat nomor PW.01/2278/DPR RI/III/2011. Surat bersifat rahasia itu terbubuhi tandatangan Marzuki Ali, serta bertuliskan permohonan PAW.

Apa ada kemungkinan surat PAW ke DPR itu akan diganti? Helmi menjawab, "nanti akan dilihat bagaimana perkembangannya."

Dia mengatakan menyerahkan ke Majelis Taklim partai. Majelis Taklim ini yang akan mempertimbangkan keputusan selanjutnya.

Adapun Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar enggan memberi komentar. "Apa tidak ada pertanyaan lain," katanya menjawab sambil berlalu.

Rusman Paraqbueq