Palang Merah Norwegia Bantu Indonesia Atasi Bencana

TEMPO Interaktif, BANYUWANGI - Palang Merah Norwegia dan Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dalam program peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Kepala Subdivisi Tata Laksana dan Monitoring Evaluasi PMI Pusat Tri Priyanto mengatakan, program kerjasama dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur dan Maluku Utara.

Menurut Tri, masing-masing provinsi akan dipilih dua kabupaten atau kota yang memiliki potensi tinggi terjadi bencana alam. "Tapi nanti jumlah daerah bisa berkembang sesuai kebutuhan," katanya kepada wartawan di Kantor PMI Banyuwangi, Selasa (15/3).

Provpinsi Jawa Timur mengajukan tiga daerah, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Bojonegoro, dan Kabupaten Nganjuk. Masing-masing kabupaten akan dipilih tiga desa yang rawan bencana.

Banyuwangi merupakan kabupaten pertama yang diverifikasi. Proses verifikasi meliputi kapasitas PMI setempat, potensi bencana alam, dan keterlibatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Koordinator Program Palang Merah Norwegia di Indonesia, Endra Setyawan, menjelaskan bahwa dukungan Palang Merah Norwegia nantinya berupa tenaga pelatih untuk memberi pengetahuan dan melatih masyarakat desa, pemerintah daerah, dan PMI untuk bersama-sama mengurangi resiko akibat bencana. "Keterlibatan tiga pihak ini cukup penting dalam jangka panjang," ujarnya.

Endra menjelaskan, Palang Merah Norwegia sudah lama bekerja sama dengan PMI. Namun untuk program pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat merupakan program pertama yang dilakukan di Indonesia. Program kerja sama ini akan berlangsung selama dua tahun mulai tahun 2011 dan berakhir pada 2012. IKA NINGTYAS.