Belum Memiliki Satupun Pesawat, Mandala Berencana Terbang Kembali

Belum Memiliki Satupun Pesawat, Mandala Berencana Terbang Kembali

Pesawat Mandala Airlines di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. TEMPO/Dimas Aryo

TEMPO Interaktif, Jakarta - Maskapai penerbangan PT Mandala Airlines berencana terbang kembali Mei nanti. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti Singoyuda mengatakan, rencana terbang itu telah dilaporkan ke kementerian melalui surat.

Suratnya mengatakan Mei ini Mandala ingin terbang,” kata Herry usai penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 pada unit pelayanan perizinan angkutan pariwisata di Kementerian Perhubungan, Rabu (16/3).

Kementerian akan mengevaluasi surat yang diberikan Mandala Airlines terkait syarat sebuah maskapai bisa terbang kembali. Saat ini kata Herry Mandala belum memiliki satu pun pesawat yang dapat diterbangkan agar mendapatkan izin terbang kembali. Untuk terbang pun, lanjutnya, perusahaan pun mesti mengajukan rute baru. Karena rute yang sebelumnya sudah tidak berlaku. “Rute lama sudah tidak ada, sudah habis. Mereka harus mengajukan lagi rute mana yang mau diterbangkan,” kata Herry.

Mandala belum juga mengajukan rute baru tersebut karena memang belum memenuhi persyaratan yang diminta otoritas penerbangan nasional untuk terbang, yakni memiliki pesawat dan juga awak untuk mengoperasikannya. “Mandala bilang masih memiliki pilot dan kru untuk menerbangkan pesawat,” kata dia. Intinya, lanjut Herry, seluruh persyaratan yang ada di dalam Air Operator Certificate (AOC) mesti dipenuhi.

Untuk terbang kembali, jelasnya, setidaknya Mandala mengoperasikan satu atau lebih pesawat. Tetapi perusahaan juga harus mempertimbangkan prestasi yang selama ini pernah dilakukan Mandala. “Mau berapa pesawat, itu tergantung Mandala,” ujarnya.



SUTJI DECILYA





 

 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X