foto

starbucks/Tempo/Nickmatulhuda

Harga Kopi Kemasan Starbucks Naik

TEMPO Interaktif, New Orleans - Siap-siap bagi penggemar kopi. Starbucks Cofee Company mengatakan akan menaikkan harga kopi dalam kemasan, rata-rata 12 persen. Penyebabnya harga kopi di pasaran internasional sudah tinggi. Chief Executive Starbucks Cofee Company, Howard Schultz menyalahkan para spekulan karena mendorong harga kopi ke tingkat yang lebih tinggi.


"Saya kira harga saat ini adalah buatan. Spekulan sudah benar-benar masuk ke pasar," kata Schultz, Jumat kemarin.

Dia mengatakan, peminum kopi tidak akan "menanggapi secara positif" untuk harga yang lebih tinggi. "Saya kira akan sangat sulit berdialog, berhadapan langsung dengan konsumen, tapi harus dilakukan karena kami sebagai pengecer, meski sebenarnya ini bukan jawaban yang substantif, " kata Schultz.

Kenaikan harga pada kopi kemasan adalah yang pertama sejak Maret 2008. Sebelumnya, Starbucks juga sudah menaikkan harga beberapa minuman di kafenya sejak tahun lalu.

Kondisi ini akan mempengaruhi merk Starbucks. Saham, pengecer kopi terbesar di dunia itu, ditutup turun 13 sen atau 0,4 persen, pada US$ 34,96.

Harga kopi arabika berjangka untuk Mei naik 5,30 sen pada Jumat hingga menjadi US$ 2,762 per ton. Pasar arabika naik 0,65 persen pekan ini.


Reuters | Eka Utami Aprilia