foto

TEMPO/Nita Dian

Di Jawa Barat, Dana BOS Baru Tersalur 50 Persen

TEMPO Interaktif, Bandung - GubernurAhmad Heryawan mengatakan, baru separuh kabupaten/ktoa di Jawa Barat yang menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). ”Setengahnya sudah selesai (menyalurkan),” katanya di Bandung, Senin (21/3).

Heryawan mengaku, sudah disurati oleh Kementerian Pendidikan Nasional yang meminta agar dana BOS bisa dipercepat penyalurannya. Heryawan mengaku, surat itu sudah diteruskan pada pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Menurutnya, keterlambatan penyaluran dana BOS saat ini terjadi karena perubahan mekanisme. Dulu dana BOS dari pemerintah pusat, dititipkan ke rekening provinsi sebelum langsung dikirim langsung ke rekening milik sekolah. ”Sekrang mekanismenya dari pusat masuk ke APBD kabupaten/kota,” kata Heryawan.

Heryawan mengatakan, rata-rata APBD kabupaten/kota sudah mendapatkan pengesahan dari gubernur. ”Januari rata-rata selesai, ada yang Februari, yang belum itu Kota Bekasi,” kata Heryawan.

Khusus Kota Bekasi, saat ini belum menyelesaikan proses penetapan anggarannya.

Heryawan mengatakan, Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah berkali-kali rapat bersama semua dinas pendidikan di kabupaten/kota membahas soal keterlambatan BOS itu. ”Cuman ada yang cukup berani melanjutkan (penyaluran), ada yang terlalu hat-hati takut ini, takut itu,” katanya.

Agar peristiwa serupa tidak terulang tahun depan, Heryawan meminta agar semua kabupaten/kota mempercepat pembahasan anggarannya. Di bulan Desember nanti, dia berharap, semua kabupaten/kota sudah beres membahas anggarannya bersama Dewan. ”Provinsi sudah beri contoh, November sudah selesai,” kata Heryawan.

Heryawan mengatakan, perlu ada evalausi soal perubahan mekanisme penyaluran BOS saat ini. ”Mungkin perlu ada evaluasi yang ketat tentang perubahan mekanisme itu agar tidak menimbulkan keterlambatan, apa lagi gejolak,” katanya.

Ahmad Fikri