Topik
Gubernur Minta Hidran Rusak Didata
TEMPO Interaktif, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan pemecahan masalah hidran rusak akan segera dibahas. Dinas terkait diminta segera memberikan rincian atas 600 hidran yang tidak bekerja. "Hidrannya mati karena tidak ada airnya, atau mati karena fungsinya yang rusak," katanya ketika ditemui di Balaikota hari ini.
Gubernir meminta laporan paling lambat pertengahan April mendatang sebagai dasar rencana perbaikan hidran secara bertahap. "Tidak ada alasan hidran yang tidak berfungsi itu didiamkan saja."
Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah hidran di Jakarta sebanyak 1.424 unit. Sebanyak 665 di antaranya rusak. Tidak beroperasinya setengah jumlah hidran di Jakarta mempersulit penanganan kebakaran di Jakarta, karena petugas pemadam harus mencari sumber air lain.
Hidran yang tekanan airnya lemah diperkirakan karena saluran airnya menjadi satu dengan saluran air untuk keperluan masyarakat. Memisahkan saluran air sulit direalisasikan mengingat besarnya dana yang diperlukan.
RATNANING ASIH





