Gedung baru DPR
Topik
PAN Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR
TEMPO Interaktif, Jakarta - Fraksi Partai Amanat Nasional menolak pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat. Menurut Sekretaris Jenderal Fraksi PAN, Teguh Juwarno, proses pembangunan harus dihentikan sampai ada persetujuan dari rakyat.
"Fraksi PAN meminta agar seluruh proses pembangunan gedung baru dihentikan," kata Teguh dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/3).
Fraksi PAN juga menegaskan agar detail engineering design pembangunan gedung harus diputuskan dalam rapat paripurna DPR RI.
DPR berencana membangun gedung baru untuk anggota Dewan. Menurut Sekretariat Jenderal DPR RI, setiap anggota Dewan nantinya akan mendapatkan ruangan seluas 111,1 meter persegi senilai Rp 7,2 juta per meter persegi. Nantinya ruangan tersebut akan ditempati oleh satu orang anggota Dewan dengan lima orang tenaga ahli dan satu sekretaris.
Teguh tidak menampik kalau anggota Dewan membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan kinerja. Namun pembangunan gedung harus melibatkan masyarakat, dari pembuatan desain sampai pelaksanaan pembangunan.
Teguh menambahkan gedung DPR juga harus menjadi land mark, simbol dan visi bangsa Indonesia.
Aditya Budiman





