foto

squidoo.com

Angin Puting Beliung Mengamuk di Sidoarjo, Puluhan Rumah Rusak

TEMPO Interaktif, Sidoarjo - Angin puting beliung menerjang Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (6/4) malam. Akibatnya, delapan rumah ambruk, puluhan rumah rusak dan 15 tiang listrik tumbang sehingga memutuskan aliran listrik ke rumah warga. 

"Dibutuhkan waktu dua hari memperbaiki jaringan listrik," kata petugas PT PLN, Mahmudi, Kamis (7/4).

Menurut kesaksian warga, angin puting beliung berlangsung cepat disertai gerimis dan suara gemuruh. Angin puting beliung bergerak cepat menerjang bangunan rumah dan tiang listrik. "Suaranya bergemuruh, kami berlindung di tempat aman," kata warga Tambak Oso, Abdul Syukur.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tiga warga luka-luka tertimpa reruntuhan atap bangunan. Kini, warga bergotong royong membersihkan reruntuhan atap rumah serta memperbaiki fasilitas umum di desa setempat. Mereka berharap Pemerintah Sidoarjo menurunkan bantuan bagi korban bencana angin puting beliung. Terutama, bahan bangunan untuk memperbaiki rumah masing-masing. 

Selain itu, angin puting beliung merusak loket pembayaran tol Waru-Bandar Udara Juanda. Atap loket tol jebol dan palang pintu elektronik patah. 

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo, Sumarbowo memerintahkan petugas untuk mendata kerugian serta bantuan yang dibutuhkan korban. "Segera diturunkan taruna siaga bencana (Tagana) untuk membantu korban," ujarnya.

Data tersebut akan diajukan kepada Bupati Sidoarjo untuk mendapat bantuan termasuk untuk perawatan bagi korban yang mengalami luka-luka. Bantuan tersebut dialokasikan dalam bantuan penanganan bencana alam. Selama sepekan, dua kali angin puting beliung menerjang Sidoarjo. Ratusan rumah rusak. 

EKO WIDIANTO