Delapan Ribu Anak Jalanan di Jakarta Akan Diberi Tabungan

Delapan Ribu Anak Jalanan di Jakarta Akan Diberi Tabungan

TEMPO/Subekti.

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kementerian Sosial menargetkan program pemberian tabungan bagi anak jalanan dapat menjangkau delapan ribu orang di Jakarta. "Yang sudah kita selesaikan (penanganannya) sampai bulan ini, sekitar 3.500 anak," ujar Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri seusai rapat di Kantor Wakil Presiden, Kamis 7 April 2011.

Menurut dia, pemerintah bakal menuntaskan penyaluran 4.500 tabungan dan sisanya dalam jangka waktu delapan bulan ke depan.

Sebagai bagian dari program Indonesia bebas anak jalanan, pemerintah akan memberikan tabungan sebesar Rp 1,4 juta kepada setiap anak jalanan, yang kini jumlahnya sekitar 230 ribu orang. Tahun 2014 ditargetkan tak ada lagi anak jalanan.

Tabungan itu digunakan untuk menutupi kebutuhan anak seperti uang jajan, nutrisi dan kebutuhan lainnya. Untuk tahap awal, pada tahun ini, pemerintah memulainya di Jakarta, di mana sekitar delapan ribu anak jalanan tinggal.

Salim mengatakan buku tabungan bakal dipegang oleh orang tua atau rumah singgah yang ditempati para anak jalanan. Ia mengingatkan, jika orang tua anak jalanan menyuruh mereka kembali ke jalan, tabungan itu akan ditarik pemerintah. "Orang tuanya juga mikir, sebab jumlahnya cukup lumayan kan," ucapnya.

Ia meminta perusahaan swasta, termasuk perbankan, membantu program tersebut. Pasalnya, pemerintah ternyata hanya punya separuh dari jumlah dana yang diperlukan. "Kemampuan kita setengah saja, yang lain harus kita pikirkan bagaimana," tuturnya.

Kementerian Sosial, kata dia, siap memberikan data bagi perusahaan yang berminat menyalurkan dana tanggung jawab sosialnya.

BUNGA MANGGIASIH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X