Jalan Tembus BSD-Gading Serpong Dioperasikan Agustus

TEMPO Interaktif, Jakarta - Jalan tembus sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan Bumi Serpong Damai dan kawasan Gading Serpong saat ini telah selesai dibangun. Rencananya jalan alternatif Jalan Raya Serpong yang dibangun oleh pengembang Bumi Serpong Damai dan Paramount Serpong ini akan dioperasikan pada Agustus 2011.

"Jalan ini dibangun oleh dua pengembang itu dan segera dioperasikan," kata Kepala Bidang Perencanaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Tangerang, Roni Muharam, Selasa (12/4).

Menurut Roni, jalan tembus itu sengaja disiapkan oleh dua pengembang perumahan tersebut yang diambil dari lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial. "Lahan dan anggaran pembangunan jalan semuanya ditanggung pengembang," kata Roni.

Jalan tembus itu, kata Roni, bisa menjadi jalan alternatif lalu-lintas dari Jalan Raya Serpong. Jalan tembus ini akan mengurangi kepadatan lalu-lintas di Jalan Raya Serpong yang selama ini sudah terlalu padat.

Paramount Serpong mengakui pembangunan jalan yang mereka kerjakan saat ini sudah selesai. "Kami tinggal membuat alur-alur jalan, sekarang sudah berjalan dan Juli nanti sudah terbentuk alur," kata Manager Estate dan Perizinan Paramount Serpong, Andre Widiono.

Menurut Andre, ada beberapa spot jalan yang harus dilengkapi. Pada Agustus mendatang, kata dia, jalan sepanjang 4 kilometer yang dibangun oleh Paramount itu akan disambungkan dengan jalan yang dibangun oleh BSD. Jalur jalan dari Gading Serpong yang dibangun oleh Paramount dari Universitas Media Nusantara, Curug Sangareng, Medang depan Perumahan Catalina hingga Bumi Serpong Damai.

Juru Bicara BSD Idham Muclis mengatakan jalan tembus yang mereka bangun sepanjang 4 kilometer kini sedang dikerjakan. "Juni nanti rampung," kata Idham.

Setelah pekerjaan selesai, kata Idham, pihaknya mengikuti proses penyambungan jalan yang sudah dibangun oleh pengembang Paramount. BSD membangun jalan dari kantor pemasaran BSD hingga perumahan Catalina, Medang.

alan tembus BSD-Gading Serpong merupakan salah satu solusi mengurangi kepadatan dan kemacetan lalu lintas di jalan raya Serpong. Jalan raya sepanjang 7 kilometer yang menghubungkan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan itu sudah sangat padat.

Kemacetan lalu lintas selalu terjadi setiap waktu. Selain volume kendaraan yang tinggi, kemacetan lalu-lintas terjadi di sepanjang jalur itu karena menjamurnya pembangunan mal, restoran, dan banyak putaran yang saling berdekatan.

JONIANSYAH