Jalan Layang Tanah Tinggi Dibangun Tahun Ini

TEMPO Interaktif, Tangerang -Untuk mengatasi kemacetan lalu-lintas di koridor Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, akan dibangun jalan layang (fly over) Tanah Tinggi tahun ini.

Jalan itu akan dibangun tepat di simpang Jalan Daan Mogot- Jalan bypass Sudirman di depan kantor Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang, Dadang Durachman menyatakan jalan layang Tanah Tinggi sudah masuk program Japan International Cooperation Agency (JICA). “Jalan layang ini prioritas dibangun tahun ini untuk mengurangi kemacetan ke arah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta Barat dan Tangerang kota,” ujar Dadang kepada Tempo, Rabu (13/4).

Rencananya, panjang jalan 700 meter dan lebar badan jalan 9 meter. Untuk pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Dadang mengatakan pentingnya pembangunan jalan layang ini untuk mengatasi kemacetan di tiga titik rawan macet di Jalan Daan Mogot.

Dinas Pekerjaan Umum, kata Dadang, telah memetakan tiga titik rawan kemacetan yang harus segera diatasi di koridor Jalan Daan Mogot. Tiga titik dimaksud adalah sekitar simpang Daan Mogot-Halim Perdanakusuma, sekitar jembatan, dan jalan satu arah.

Di tiga titik tersebut permasalahan nyaris sama yakni antrean panjang hingga 500 meter dengan waktu tundaan sekitar 10 menit yang terjadi pada kondisi jam sibuk pagi, siang dan sore.

Penyebabnya beragam seperti tingginya volume lalu-lintas, komposisi kendaraan yang melintas, arus belok kanan mayoritas angkutan barang/truk juga angkutan ngetem.

Pengguna jalan Daan Mogot, Iwan Muliawan, warga Cipondoh menyambut gembira rencana pembangunan fly over Tanah Tinggi itu. "Sebagai pengguna jalan saya cukup senang, minimal kalau ada jembatan layang tidak terlalu lama mengantre apalagi di simpang HAKI, memang perlu ada jembatan layang," ujar Iwan yang mengaku bekerja di Cengkareng, Jakarta Barat.

AYU CIPTA