foto

ANTARA/Jessica Wuysang

Pemerintah Tawarkan Tiga Juta Hektare Kebun

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah menawarkan tiga juta hektare lahan kebun yang pengelolaannya tak beres. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan, lahan ini diprioritaskan untuk tanaman.

“Terutama tanaman, tebu terkait dengan rencana program swasembada gula,” dia usai membuka pameran The 3rd Indogreen Forestry Expo 2011 di Jakarta, Kamis (14/4). Prioritas lainnya adalah karet dan kelapa sawit.

Zulkifli mengatakan, Direktorat Jenderal Planologi mencabut 251 izin atas lahan seluas tiga juga hektare. Pemerintah menawarkan kepada pengusaha yang siap berinvestasi.

Direktur Jenderal Planologi Bambang Supijanto menyatakan lahan yang dimaksud adalah kawasan hutan yang dicadangkan untuk perkebunan.
Lahan itu tersedia di seluruh Indonesia kecuali Jawa. “Paling banyak di Kalimantan Tengah,” kata dia dalam kesempatan yang sama.

Sebanyak 251 perusahaan memiliki izin persetujuan prinsip kawasan cadangan untuk perkebunan. Namun, usai lebih dari lima tahun, pemilik izin tak memenuhi kewajibannya untuk pelasapan lahan. “Tak logis jika lima tahun belum juga selesai,” kata dia.

Kewajiban itu mencakup, menyampaikan batas batas kawasan yang akan diambil, menghitung nilai tegakan
dan nilai investasi di lahan itu. Kewajiban ini guna menerbitkan keputusan pelepasan lahan.


Nur Rochmi