Bandung Diguyur Hujan dan Angin

TEMPO Interaktif, Bandung - Hujan deras dan angin kencang melanda Kota Bandung dan sekitarnya sejak sore tadi. Genangan air terjadi di beberapa titik seperti kawasan jalan Dipati Ukur dan jalan Laswi. Cuaca Bandung dan sekitarnya beberapa hari belakangan memang kerap diguyur hujan dan angin kencang.

Pada Rabu 13 April 2011 lalu, angin puting beliung menerjang 10 desa di Kecamatan Rancaekek dan satu desa di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Akibatnya 845 rusak, puluhan orang luka dan warga yang rumahnya rusak mengungsi.

Isah, 40 tahun, warga kampung Papanggungan, RT 05/06, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek menuturkan, sebelum angin menerjang, terlihat langit sangat gelap. Isah yang saat kejadian sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba mendengar suara gemuruh yang cukup kencang, "Ada suara gemuruh, angin kencang pun datang," tutur Isah, saat ditemui Tempo ditempat pengungsian, Kamis, 14 April 2011

Isah melanjutkan, saat itu, ia langsung memeluk anaknya dan berlari menuju ke luar rumah, "Tapi rumah saya ternyata kena dan ambruk, kepala saya terkena kusen rumah dan dijahit, untung tidak parah lukanya," katanya.

Selain Isah, Romlah 60 tahun, warga Kampung Papanggungan, RT 01/06, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung juga harus kehilangan rumahnya. Romlah yang saat kejadian juga sedang berada di rumah mengatakan, dirinya langsung berlari keluar ketika angin puting beliung datang, "Seep sadayana (habis semua) harta benda ema, cuman baju dan samping yang dipakai ini saja yang tersisa," kata Romlah.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung, Juhana Atmawisastra kawasan yang paling parah kerusakannya adalah Kampung Papanggungan, Desa Jeleging, Rancaekek."Ada satu orang yang harus dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung," katanya saat ditemui Tempo, di lokasi, Kamis, 14 April 2011.

BPBD Kabupaten Bandung, kata Juhana, sudah menyalurkan bantuan berupa 2 ton beras, sarden dan family kit untuk para korban. Selain itu, kata Juhana, dari BPBD Provinsi Jawa Barat juga sudah menyalurkan bantuan berupa pendirian dapur umum, mie instan, selimut, bubur dan susu bayi, "Dapur umum hari ini sudah difungsikan, tempat pengungsian hanya satu titik di masjid, karena cuaca hujan. selain itu dari Dinas Kesahatan juga disiagakan. Bupati juga akan datang sore ini" katanya

Dari pantauan Tempo di lokasi, sebagian warga masih terlihat membetulkan rumahnya, kebanyakan rumah mengalami kerusakan adalah dibagian atapnya dan rumah yang mengalami rusak berat, kebanyakan rumah semi permanen. Selain rumah ada tiga sekolah yang mengalami kerusakan, seperti di SDN Rancabogo, Kecamatan Rancaekek, sekolah mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

JULI HANTORO| ANGGA SUKMA WIJAYA