TEMPO/Tony Hartawan
Topik
BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Badai Errol
TEMPO Interaktif, Kupang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Lasiana Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan nelayan di daerah itu terhadap badai Errol yang sedang melanda.
"Kapal nelayan diimbau sebaiknya tidak berlayar," kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Lasiana Kupang, Purwanto kepada wartawan di Kupang, Selasa (19/4).
Pada Ahad pukul 01:00 WITA, posisi badai terletak di 11.1 Lintang Selatan (LS) dan 124.4 Bujur Timur (BT), sekitar 130 kilometer tenggara Kupang.
Badai Errol ini, menurut Purwanto, memicu hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dia mengatakan, gelombang tinggi terjadi karena angin di pusat badai mencapai 95 kilometer (km) per jam. Oleh karena itu, seluruh armada pelayaran yang melintas di perairan tersebut diminta waspada. "Badai tersebut muncul bersamaan masa peralihan musim hujan ke musim kemarau," katanya.
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kupang telah menghentikan pelayaran ke semua lintasan sejak kemarin. "Untuk sementara pelayaran kita tutup karena angin kencang dan gelombang tinggi," kata Manager Operasional PT ASDP Kupang, Arnol Yansen.
Badai Errol ini juga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di NTT, seperti di Kabupaten Belu, Sikka, dan Kabupaten Kupang.
YOHANES SEO





