Syarif Dimakamkan, Ayahnya Mohon Maaf

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ayah Muchamad Syarif, Abdul Ghofur, menyatakan permintaan maafnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan yang dilakukan anaknya.


"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada jajaran kepolisian dari tingkat Polresta hingga Mabes," kata Ghofur, saat pemakaman berlangsung, Jumat (22/4), di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.


Selaku orang tua, Ghofur juga menyatakan permintaan maafnya kepada masyarakat Cirebon. "Bila dalam hubungan bisnis Syarif memiliki utang, bisa menghubungi pihak keluarga dan ahli waris," ucapnya.


Usai pemakaman, Ghofur langsung bergegas meninggalkan TPU Pondok Ranggon tanpa sempat berbicara banyak kepada awak media. Pukul 10.27 Ghofur beserta istri meninggalkan lokasi pemakaman.


Jenazah Muchamad Syarif dibawa dari RS Polri Sukanto pada sekitar pukul 09.25 dan tiba di TPU Pondok Ranggon pada pukul 09.54 dengan pengawalan polisi. Pukul 10.02 jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat. Ayah Syarif bersama istri datang bersama rombongan jenazah.


Muchamad Syarif merupakan pelaku bom bunuh diri di Masjid Az-Zikra Mapolresta Cirebon Kota tepat pada Jumat pekan lalu. Bom bunuh diri tersebut melukai 30 orang, termasuk Kapolresta Cirebon Kota, Herukoco.


PRIHANDOKO