ANTARA/Anang Budiono
Papua Didongkrak Agar Cepat Maju
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan pemerintah akan mendorong alokasi APBN, Badan Usaha Milik Negara, dan swasta ke Papua dan Papua Barat untuk membangun infrastruktur. "Pembangunan infrastruktur di Papua sulit menarik investor, harus pakai APBN dan BUMN," kata Hatta, Senin (25/4).
Soal ini menjadi laporan Wakil Presiden Boediono pada Presiden Yudhoyono. Menurut Hatta, Presiden minta segera direalisasi secepatnya. Laporan Boediono berkait dengan peningkatan sisi koordinasi daerah dan pusat, juga dalam pelaksanaan instruksi presiden nomor 5/2007 tentang percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.
Saat ini, pemerintah menyiapkan 3 cluster utama. Pertama, Merauke Integrate Food and Energy (MIFE)di Timika ada 2 program PLTA 800 mw, kawasan industri semen dan cluster Membramo untuk skala panjang ribuan mega watt dan juga smelter.
Kedua, di Papua Barat, juga sama akselerasinya pabrik semen. Pabrik ini diminati investor Cina. "Mungkin mereka akan tandatngan menunggu kedatangan PM Cina ke Indonesia. Ini minat potensial belum fix," kata Hatta. Selain itu, juga 2 program lain, peternakan sapi dan juga pertanian utamanya kedelai.
EKO ARI WIBOWO





