Timur Pradopo. TEMPO/Imam Sukamto
Topik
Polri Minta Masyarakat Turut Jamin Keamanan Selama KTT ASEAN
TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Timur Pradopo, menuturkan suksesnya penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN akan memberikan citra positif kepada sebuah bangsa. Oleh karena itu, Kapolri meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjamin keamanan dan ketertiban.
Selaian itu konfrensi yang bisa berjalan aman akan membuat kita dan tamu yang ikut penyelenggaraan konferensi ini akan merasa senang. "Masyarakat yang jualan juga laku, citra negara bagus, Pak Gubernur saya kira rakyatnya senang semua," ujarnya usai mengikuti Apel Gelar Kesiapan Pasukan dalam rangka PAM KTT ASEAN Ke-18 Tahun 2011 di lapangan Silang Monas, Jakarta, Ahad 1 Mei 2011.
Konferensi yang puncaknya akan digelar di Jakarta Convention Center pada 7-8 Mei 2011, diikuti sepuluh pimpinan atau perwakilan dari negara ASEAN.
Kepolisian dan Tentara Nasional, kata Kapolri, perlu dukungan dan kerja sama masyarakat demi suksesnya konferensi ini. "Kalau ada hal-hal yang mencurigakan segera laporkan kepada Polri atau satuan militer terdekat," ujar Timur. Jika laporan cepat, maka awal penanganan bisa dilakukan dengan baik sehingga tidak akan menimbulkan keresahan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam sambutannya menguraikan Konferensi ASEAN merupakan peristiwa besar yang menyangkut citra bangsa. "Saya mengimbau seluruh jajaran sampai tingkat Rukun Tetangga, ikut menyukseskan acara ini," ujarnya dalam kesempatan yang sama. Meski tak terlibat langsung, tapi dengan menjaga kemananan lingkungan masing-masing warga, sudah merupakan sikap yang kondusif.
"Mudah-mudahan kita bisa mengontrol dan mengendalikan tawuran. Dengan begitu, citra sebagai bangsa cinta damai dan mematuhi perundangan-undangan dan hukum dapat terwujud," katanya.
DIANING SARI





