foto

Alam Sutera Realty

Perusahaan Asing Incar Kawasan Pinggiran

TEMPO Interaktif, Jakarta - Perusahaan asing di Indonesia kini mulai beralih ke kawasan pinggiran Jakarta. Sejumlah kawasan pinggiran Ibu Kota kini banyak dibangun kawasan perkantoran dan retail, seperti Alam Sutera, Paramount, dan Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang.

Senior Vice President Research and Consultancy Coldwell Banker Indonesia Tommy H. Bastamy mengatakan, salah satu perusahaan asing yang berkomitmen membangun kawasan pinggiran BSD tahun depan adalah Unilever lewat anak usaha Unilever Tower.

Akan berdiri pula Alam Sutera Office Tower, Sinar Mas Tower, dan Paramount Plaza. Alam Sutera Office Tower akan menggunakan lahan 30 ribu meter persegi. Totalnya di BSD akan dibangun 11 menara perkantoran dengan masing-masing memakan luas lahan 11-12 ribu hektare.

Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Franky Jamin membenarkan rencana tersebut. "Tanggal beroperasi di sana belum ditentukan," ucapnya ketika diminta konfirmasi.

Ketua Real Estate Indonesia Setyo Maharso menyatakan perpindahan kantor ini bukan sekadar tren. Tapi demi efektivitas dan bisnis. Jika sebuah kantor tak berhubungan langsung dengan konsumen tak perlu berada di kawasan prestisius. "Ngapain sewa kantor di Thamrin yang mahal?" ucapnya.

Setyo menambahkan, pasar perkantoran di kawasan pinggiran masih sangat tinggi. Banyak kantor back office pindah ke pinggiran yang lebih murah dibanding Jakarta. "Kantor back office sektor perbankan, baik bank asing maupun lokal, akan pindah ke pinggiran," katanya. Setyo memprediksi sektor lain juga mengikuti kepindahan ini.

Tommy menjelaskan, suplai perkantoran di kawasan pinggiran pernah susut pada 2001-2005 karena masih bergantung di pusat Jakarta. Kemacetan, ongkos tinggi, dan banyaknya pelaju di Jakarta mendorong pengembang membangun infrastruktur di kawasan pinggiran tersebut.

Namun, luas area perkantoran mulai naik hingga 30 ribuan meter persegi pada 2006-2010. "Bahkan kami prediksi 2012 akan naik hingga 130 ribu meter persegi," ujar Tommy. Kawasan pinggiran akan membangun pusat bisnisnya sendiri.

NUR ROCHMI